Friday, February 21, 2014

Serba-Serbi Android


Andy Rubin
Android, Inc. didirikan di Palo Alto, California, pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (pendiri Wildfire Communications, Inc.), Nick Sears(mantan VP T-Mobile), dan Chris White (kepala desain dan pengembangan antarmuka WebTV) untuk mengembangkan "perangkat seluler pintar yang lebih sadar akan lokasi dan preferensi penggunanya". Tujuan awal pengembangan Android adalah untuk mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang diperuntukkan bagi kamera digital, namun kemudian disadari bahwa pasar untuk perangkat tersebut tidak cukup besar, dan pengembangan Android lalu dialihkan bagi pasar telepon pintar untuk menyaingi Symbian danWindows Mobile (iPhone Apple belum dirilis pada saat itu). Meskipun para pengembang Android adalah pakar-pakar teknologi yang berpengalaman, Android Inc. dioperasikan secara diam-diam, hanya diungkapkan bahwa para pengembang sedang menciptakan sebuah perangkat lunak yang diperuntukkan bagi telepon seluler. Masih pada tahun yang sama, Rubin kehabisan uang. Steve Perlman, seorang teman dekat Rubin, meminjaminya $10.000 tunai dan menolak tawaran saham di perusahaan. 

Smartphone





Telepon cerdas (smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan arti telepon cerdas. Bagi beberapa orang, telepon pintar merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembangaplikasi. Bagi yang lainnya, telepon cerdas hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik sebagaimana jadi maupun dihubung keluar) dan penyambung VGA. Dengan kata lain, telepon cerdas merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon.

Jejaring Sosial Ini Diklaim Anti Sadap

Aksi spionase yang dilakukan badan intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA), meresahkan banyak pihak, termasuk pengguna jejaring sosial. Sebab diduga bahwa NSA juga menyasar data privasi para pengguna jejaring sosial populer seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, dan Google+.

Namun Anda tak perlu khawatir, pasalnya saat ini telah hadir sebuah jejaring sosial bernama 'Vivaldi' yang diklaim sebagai jejaring sosial teraman di dunia.

Dilansir laman Reuters, Vivaldi adalah platform jejaring sosial asal Islandia yang memiliki fungsi dan fitur dasar sebuah jejaring sosial seperti berbagi foto, email, pesan instan, blog, dan diskusi. Namun jejaring sosial ini diklaim memiliki fitur keamanan yang jauh lebih baik dibandingkan jejaring sosial lainnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada Vivaldi pengguna dijamin tidak akan menemukan banyak iklan digital yang umumnya dimanfaatkan oleh badan intelijen untuk menyusup ke dalam sistem keamanan.

Selain itu, untuk menjamin Privasi dan kebebasan berbicara pengguna, Vivaldi juga dipersenjatai sistem pengamanan terenkripsi sehingga data mereka tidak bisa digunakan pihak lain.

"Saya tak menjamin mampu mengecoh NSA, jadi saya tak akan berjanji. Namun kami tak ragu memastikan bahwa ini merupakan alternatif terbaik dibandingkan layanan serupa lainnya. Ini alasan kami melakukannya lewat Islandia," ungkap Von Tetzchner, pendiri Vivaldi yang juga pencipta browser Opera.

Bagi Anda yang ingin mencoba layanan jejaring sosial anti penyadan ini, langsung saja kunjungi laman Vivaldi.net.

(Adhi Maulana)